Lowongan Kerja Semarang

Kamis, 15 Januari 2015
Sebelum anda benar-benar berniat melamar pekerjaan dibawah ini perhatikan tanggal kirim lamaran yang ada pada pengumuman lowongan kerja ini, Perhatikan pula tata cara membuat lamaran pekerjaan yang baik dan benar lihat pada link berikut: Membuat Lamaran Pekerjaan
Lowongan kerja semarang
Kota Semarang adalah ibukota Provinsi Jawa Tengah, Indonesia sekaligus kota metropolitan terbesar kelima di Indonesia sesudah Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Medan. Sebagai salah satu kota paling berkembang di Pulau Jawa, Kota Semarang mempunyai jumlah penduduk yang hampir mencapai 2 juta jiwa dan siang hari bisa mencapai 2,5 juta jiwa. Bahkan, Area Metropolitan Kedungsapur (Kendal, Demak, Ungaran Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, dan Purwodadi Kabupaten Grobogan) dengan penduduk sekitar 6 juta jiwa, merupakan Wilayah Metropolis terpadat keempat, setelah Jabodetabek (Jakarta), Gerbangkertosusilo (Surabaya), dan Bandung Raya.> Dalam beberapa tahun terakhir, perkembangan Semarang ditandai pula dengan munculnya beberapa gedung pencakar langit di beberapa sudut kota. Sayangnya, pesatnya jumlah penduduk membuat kemacetan lalu lintas di dalam Kota Semarang semakin macet. Kota Semarang dipimpin oleh wali kota Hendrar Prihadi, S.E, M.M. Kota ini terletak sekitar 558 km sebelah timur Jakarta, atau 512 km sebelah barat Surabaya, atau 621 km sebalah barat daya Banjarmasin (via udara).[3] Semarang berbatasan dengan Laut Jawa di utara, Kabupaten Demak di timur, Kabupaten Semarang di selatan, dan Kabupaten Kendal di barat.Luas Kota 373.67 km2Kita tahu bahwa jumlah pencari kerja di semarang dan jawa tengah tiap tahun meningkat dan peningkatan itu akan melonjak jika ada kelulusan kelulusan SMA atau Sarjana, ditahun 2010 saja jumlah pencari kerja mencapai 4.800 orang kita lihat beritanya dibawah ini: 


Geografi
Daerah dataran rendah di Kota Semarang sangat sempit, yakni sekitar 4 kilometer dari garis pantai. Dataran rendah ini dikenal dengan sebutan kota bawah. Kawasan kota bawah seringkali dilanda banjir, dan di sejumlah kawasan, banjir ini disebabkan luapan air laut (rob). Di sebelah selatan merupakan dataran tinggi, yang dikenal dengan sebutan kota atas, di antaranya meliputi Kecamatan Candi, Mijen, Gunungpati,Tembalang dan Banyumanik. Pusat pertumbuhan di Semarang sebagai pusat aktivitas dan aglomerasi penduduk muncul menjadi kota kecil baru, seperti di Semarang bagian atas tumbuhnya daerah Banyumanik sebagai pusat aktivitas dan aglomerasi penduduk Kota Semarang bagian atas menjadikan daerah ini cukup padat. Fasilitas umum dan sosial yang mendukung aktivitas penduduk dalam bekerja maupun sebagai tempat tinggal juga telah terpenuhi. Banyumanik menjadi pusat pertumbuhan baru di Semarang bagian atas, dikarenakan munculnya aglomerasi perumahan di daerah ini. Dahulunya Banyumanik hanya merupakan daerah sepi tempat tinggal penduduk Semarang yang bekerja di Semarang bawah (hanya sebagai dormitory town). Namun saat ini daerah ini menjadi pusat aktivitas dan pertumbuhan baru di Kota Semarang, dengan dukungan infrastruktur jalan dan aksessibilitas yang terjangkau. Fasilitas perdagangan dan perumahan baru banyak bermunculan di daerah ini, seperti Carefour, Mall Banyumanik, Ada Swalayan, Perumahan Banyumanik, Perumahan Pucang Gading, dan fasilitas pendidikan baik negeri maupun swasta, seperti Undip, Polines, Unika, dll, dengan dukungan akses jalan tol dan terminal moda yang memperlancar transportasi. Cepatnya pertumbuhan di daerah ini dikarenakan kondisi lahan di Semarang bawah sering terkena bencana rob banjir.

Sejarah Kota Semarang

Semarang pada tahun 1770.
Gambar Semarang pada tahun 1859 oleh C. Buddhing
Sejarah Semarang berawal kurang lebih pada abad ke-6 M, yaitu daerah pesisir yang bernama Pragota (sekarang menjadi Bergota) dan merupakan bagian dari kerajaan Mataram Kuno. Daerah tersebut pada masa itu merupakan pelabuhan dan di depannya terdapat gugusan pulau-pulau kecil. Akibat pengendapan, yang hingga sekarang masih terus berlangsung, gugusan tersebut sekarang menyatu membentuk daratan. Bagian kota Semarang Bawah yang dikenal sekarang ini dengan demikian dahulu merupakan laut. Pelabuhan tersebut diperkirakan berada di daerah Pasar Bulu sekarang dan memanjang masuk ke Pelabuhan Simongan, tempat armada Laksamana Cheng Ho bersandar pada tahun 1435 M. Di tempat pendaratannya, Laksamana Cheng Ho mendirikan kelenteng dan mesjid yang sampai sekarang masih dikunjungi dan disebut Kelenteng Sam Po Kong (Gedung Batu).
Pada akhir abad ke-15 M ada seseorang ditempatkan oleh Kerajaan Demak, dikenal sebagai Pangeran Made Pandan (Sunan Pandanaran I), untuk menyebarkan agama Islam dari perbukitan Pragota. Dari waktu ke waktu daerah itu semakin subur, dari sela-sela kesuburan itu muncullah pohon asam yang arang (bahasa Jawa: Asem Arang), sehingga memberikan gelar atau nama daerah itu menjadi Semarang.
Kantor KPM (Koninklijke Paketvaart Maatschappij) di Semarang (1918-1930)
Sebagai pendiri desa, kemudian menjadi kepala daerah setempat, dengan gelar Kyai Ageng Pandan Arang I. Sepeninggalnya, pimpinan daerah dipegang oleh putranya yang bergelar Pandan Arang II (kelak disebut sebagai Sunan Bayat atau Sunan Pandanaran II atau Sunan Pandanaran Bayat atau Ki Ageng Pandanaran atau Sunan Pandanaran saja). Di bawah pimpinan Pandan Arang II, daerah Semarang semakin menunjukkan pertumbuhannya yang meningkat, sehingga menarik perhatian Sultan Hadiwijaya dari Pajang. Karena persyaratan peningkatan daerah dapat dipenuhi, maka diputuskan untuk menjadikan Semarang setingkat dengan Kabupaten. Pada tanggal 2 Mei 1547 bertepatan dengan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW, tanggal 12 rabiul awal tahun 954 H disahkan oleh Sultan Hadiwijaya setelah berkonsultasi dengan Sunan Kalijaga. Tanggal 2 Mei kemudian ditetapkan sebagai hari jadi kota Semarang.
Klenteng Sam Po Kong
Kemudian pada tahun 1678 Amangkurat II dari Mataram, berjanji kepada VOC untuk memberikan Semarang sebagai pembayaran hutangnya, dia mengklaim daerah Priangan dan pajak dari pelabuhan pesisir sampai hutangnya lunas. Pada tahun 1705 Susuhunan Pakubuwono I menyerahkan Semarang kepada VOC sebagai bagian dari perjanjiannya karena telah dibantu untuk merebut Kartasura. Sejak saat itu Semarang resmi menjadi kota milik VOC dan kemudian Pemerintah Hindia Belanda.

Pada tahun 1906 dengan Stanblat Nomor 120 tahun 1906 dibentuklah Pemerintah Gemeente. Pemerintah kota besar ini dikepalai oleh seorang Burgemeester (Wali kota). Sistem Pemerintahan ini dipegang oleh orang-orang Belanda berakhir pada tahun 1942 dengan datangya pemerintahan pendudukan Jepang.

Pada masa Jepang terbentuklah pemerintah daerah Semarang yang dikepalai Militer (Shico) dari Jepang. Didampingi oleh dua orang wakil (Fuku Shico) yang masing-masing dari Jepang dan seorang bangsa Indonesia. Tidak lama sesudah kemerdekaan, yaitu tanggal 15 sampai 20 Oktober 1945 terjadilah peristiwa kepahlawanan pemuda-pemuda Semarang yang bertempur melawan balatentara Jepang yang bersikeras tidak bersedia menyerahkan diri kepada Pasukan Republik. Perjuangan ini dikenal dengan nama Pertempuran Lima Hari.

Tahun 1946 Inggris atas nama Sekutu menyerahkan kota Semarang kepada pihak Belanda. Ini terjadi pada tanggal l6 Mei 1946. Tanggal 3 Juni 1946 dengan tipu muslihatnya, pihak Belanda menangkap Mr. Imam Sudjahri, wali kota Semarang sebelum proklamasi kemerdekaan. Selama masa pendudukan Belanda tidak ada pemerintahan daerah kota Semarang. Namun para pejuang di bidang pemerintahan tetap menjalankan pemerintahan di daerah pedalaman atau daerah pengungsian di luar kota sampai dengan bulan Desember 1948. daerah pengungsian berpindah-pindah mulai dari kota Purwodadi, Gubug, Kedungjati, Salatiga, dan akhirnya di Yogyakarta. Pimpinan pemerintahan berturut-turut dipegang oleh R Patah, R.Prawotosudibyo dan Mr Ichsan. Pemerintahan pendudukan Belanda yang dikenal dengan Recomba berusaha membentuk kembali pemerintahan Gemeente seperti pada masa kolonial dulu di bawah pimpinan R Slamet Tirtosubroto. Hal itu tidak berhasil, karena dalam masa pemulihan kedaulatan harus menyerahkan kepada Komandan KMKB Semarang pada bulan Februari 1950. tanggal I April 1950 Mayor Suhardi, Komandan KMKB. menyerahkan kepemimpinan pemerintah daerah Semarang kepada Mr Koesoedibyono, seorang pegawai tinggi Kementerian Dalam Negeri di Yogyakarta. Ia menyusun kembali aparat pemerintahan guna memperlancar jalannya pemerintahan.

BERITA LOWONGAN KERJA TAHUN 2010: Kita tahu bahwa Jumlah pengangguran di Semarang, Jawa Tengah, mencapai 100 ribu orang dengan tingkat pendidikan beragam. Keterangan itu dikemukakan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Pemerintah Semarang Gunawan Saptogiri, di Semarang, Senin (20/9).

"Jumlah tersebut berdasarkan hasil survei pengangguran yang kami lakukan dan bersifat kumulatif," ungkap Gunawan. Berdasarkan data tahun kemarin, lebih dari 19 ribu orang mencari kerja. Kebanyakan mereka yang memiliki latar belakang lulusan strata satu atau sarjana, yaitu 10.996 orang, sementara lulusan sekolah menengah atas sebanyak 4.800 orang.

"Dari belasan ribu orang pencari kerja terdapat lulusan sekolah dasar sebanyak 123 orang," tambahnya. Untuk itulah, pihaknya kini tengah gencar memajukan sejumlah program peningkatan keahlian calon pekerja.
Meski jumlah pengangguran di Semarang melonjak, permintaan pembuatan kartu AK-1 atau yang sering disebut kartu kuning pun mengalami peningkatan. Hal tersebut berkaitan dengan pembukaan pendaftaran calon pegawai negeri sejumlah kantor kementerian.

"Di Kantor Disnakertrans Kota Semarang tiap hari melayani 100-150 permintaan kartu kuning," katanya. Jumlah tersebut diperkirakan masih terus bertambah beberapa hari mendatang.

Sedangkan di tahun 2015 pelonjakan pencari kerja di buktikan dengan pencari kartu kuning juga meningkat drastis ini dibuktikan dengan adanya berita dibawah ini:

BERITA PENCARI KARTU KUNING YANG MENINGKAT TAHUN 2015: KAJEN-Usai pengumuman kelulusan SMA dan yang sederajat, jumlah pemohon layanan kartu kuning baru (AK1) dan perpanjangan AK1, meningkat hingga 80 persen dari sebelumnya. Sejak seminggu lalu, mulai pagi hari, mereka sudah antre mengambil formulir AK1 di kantor Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Pekalongan.

Farida, 19, warga Desa Kayuguritan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan mengungkapkan bahwa dirinya membuat kartu kuning untuk melamar kerja di Jakarta.
“Kartu kuning ini, hanya untuk jaga-jaga kalau disyaratkan dalam lowongan pekerjaan. Karena membuatnya lama, terkadang tidak cukup hanya sehari, mending membuat dulu sebelum mendaftar kerja,” kata Farida, Rabu (18/6) siang kemarin.

Kepala Dinsosnakertrans, Kabupaten Pekalongan, Harry Suminto mengatakan bahwa sejak awal Mei, pemohon Kartu Kuning didominasi yang baru saja lulus SMA/SMK sederajat dan SI. Menurutnya, pada bulan Mei lalu, jumlah pencari kerja baru mencapai 233 pencari kerja atau lebih banyak dibanding bulan April yang hanya 128 pencari kerja.

“Banyaknya para pencari kerja yang mengurus kartu kuning, masih dapat diimbangi dengan banyaknya lowongan kerja di beberapa perusahaan, baik di wilayah Kota Pekalongan maupun daerah lain. Terlebih menjelang Ramadan, banyak perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja,” kata Suminto. 

Untuk itu lokersiana sebagai situs penyedia lowongan kerja selalu berupaya untuk menghadirkan lowongan lowongan kerja yang terbaru terupdate dan sehingga selalu menjadi rujukan bagi pencari kerja dimanapun berada, lowongan kerja meliputi: lowongan kerja 2015, lowongan kerja SMA, lowongan kerja SMK, Lowongan kerja S1, lowongan kerja S2, lowongan kerja D3, lowongan kerja D1, dan sebagainya baik lowongan kerja BUMN Lowongan Kerja Pemerintah, dan lowongan kerja perusahaan besar di Semarang dan sekitarnya. 

Untuk mencari daftar lowongan kerja yang ada di semarang dilahkan klik halaman ini


Tujuan kami membuat situs ini berharap agar anda benar-benar menemukan lowongan kerja yang anda harapkan, kami tidak meminta imbalan berupa uang dan lain sebagainya dalam pembuatan lowongan kerja ini, kami juga selalu berupaya agar anda selalu mendapat lowongan kerja sesuai dengan keahlian dan juga sesuai dengan lulusan anda, kami selalu berupaya mendapatkan informasi yang valid seperti Lowongan Kerja Terbaru Oktober 2016 akan tetapi kami mohon bantuan anda untuk terus menyebarkan lowongan di situs ini dengan share tombol berikut ini kepada sanak saudara, sahabat, dan juga orang-orang disekitar anda siapa tau jika anda kurang sesuai dengan pengumuman lowongan diatas teman-teman dan sanak saudara anda ada yang sangat membutuhkan lowongan kerja ini klik "PLUS", "FACEBOOK" atau "TWIT" yang ada dibawah ini untuk dapat disebarkan ke teman maupun sanak saudara yang membutuhkan info lowongan pekerjaan.